cara menghitung bea masuk barang import dan pajak atau PDRI

Untuk mengetahui cara menghitung bea masuk barang import dan pajak atau PDRI pada format excel : Bea Masuk = CIF x Hs code%, Pajak Pertambahan nilai (PPn) = 10 % x (CIF + BM), Pajak Penghasilan (PPh) = 2,5 % x (CIF + BM) Jika tidak memiliki API 7,5 maka PDRI adalah BM+PPn+PPh. Jangan lupa untuk mengecek nilai tukar kurs jika menggunakan mata uang asing untuk menghindari kesalahan pada pembayaran nantinya.
Contoh cara menghitung bea masuk barang import dan pajak:
Nilai FOB = Rp. 100.000.000
Freight = Rp. 10.000.000
Asuransi = Rp. 5.000.000
HS Code menurut ketentuan dalam BTBMI dikenakan pajak 10%
Perusahaan memiliki API
Nilai CIF = Rp. 100.000.000 + Rp. 10.000.000 + Rp. 5.000.000 = Rp. 115.000.000
Bea masuk = Rp. 115.000.000 x 10% = Rp. 11.500.000
PPn = 10% x (Rp. 115.000.000 + Rp. 11.500.000) = Rp. 12.650.000
PPh = 2.5% x (Rp. 115.000.000 + Rp. 11.500.000) = Rp. 3.162.500